Venus, sang Bintang Senja

Venus merupakan planet kedua terdekat dari matahari. Planet ini mengorbit matahari selama 224,7 hari Bumi. Venus dinamai dari dewi kecantikan dan cinta dari mitologi Yunani. Sama seperti Merkurius, planet ini tidak memiliki satelit alami.

Setelah Bulan, planet ini merupakan objek alami tercerah di langit malam, dengan magnitudo tampak sebesar −4,6 yang cukup cerah untuk menghasilkan bayangan. Kecerahan maksimal planet ini dapat dilihat segera sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam, sehingga disebut Bintang Fajar atau Bintang Senja.

Venus adalah planet kebumian dan kadang-kadang disebut “planet saudara” Bumi karena ukuran, gravitasi, dan komposisi yang mirip. Planet ini memiliki atmosfer terpadat di antara empat planet kebumian yang terdiri dari 96% karbon dioksida.

Dengan rata-rata suhu permukaan sebesar 735 K (462 °C; 863 °F), Venus merupakan planet terpanas di Tata Surya. Permukaan Venus sendiri bergurun, kering, dan diselingi oleh batuan yang diperbarui secara periodik oleh aktivitas vulkanik.

Akibat keadaannya yang sangat ekstrem, koloni di permukaan Venus belum bisa dibangun dengan menggunakan teknologi yang ada saat ini. Namun, tekanan atmosfer dan suhu di ketinggian sekitar lima puluh kilometer di atas permukaan mirip dengan yang ada di permukaan Bumi, dan udara Bumi (nitrogen dan oksigen) akan menjadi gas pengangkat di atmosfer Venus yang sebagian besar terdiri dari karbon dioksida. Beberapa tantangan teknis adalah keberadaan kandungan asam sulfat yang berbahaya.

Comments are closed.