5 Hal mengerikan inilah yang akan terjadi jika Matahari Mati

Bintang Katai Merah

Sebagai pusat dari tata surya, Matahari mempunyai peran yang sangat penting bagi benda langit di sekitarnya, terutama Bumi. Berkat sang bintang, kita mendapatkan penerangan alami di siang hari, ada penghitungan waktu yang jelas, dan bahkan sumber makanan pun bisa kita peroleh karena keberadaannya. Namun sayangnya, semua yang ada di alam semesta ini tidak kekal. Matahari yang sebesar dan sekuat itu pun nantinya akan mati jika waktunya telah tiba. kematian tersebut akan terjadi setidaknya tujuh hingga delapan miliar tahun dari sekarang. Lantas apa yang akan terjadi selanjutnya setelah Matahari mati? Apakah kehidupan di Bumi akan baik-baik saja ataukah akan berakhir? Simak dampaknya berikut ini

1. Matahari yang Membesar Sebelum Mati
Proses perubahan Matahari dari sekarang sampai mati tidaklah sebentar. Ada sejumlah proses yang harus dilewati Matahari. Dan justru di saat-saat seperti inilah Matahari menjadi sangat berbahaya bagi benda-benda langit di sekitarnya. Pada tahap pertama, yang diprediksi akan terjadi lima miliar tahun lagi, inti Matahari akan menyusut. Energi yang dihasilkannya dari helium dan hidrogen pun berkurang. Berkebalikan dengan proses tersebut, lapisan luar Matahari justru akan mengembang dan kian membesar. Ini adalah tanda bahwa Matahari sedang menjadi red giant atau bola raksasa merah.

2. Matahari Membesar Bumi Makin Panas
Proses untuk menjadi red giant kira-kira membutuhkan waktu satu hingga lima miliar tahun. Dalam kurun waktu itu, energi panas yang dipancarkan Matahari akan semakin besar. Peningkatannya bisa mencapai 10 persen setiap satu miliar tahun. Ketika ini terjadi, Bumi tentunya akan semakin panas, apalagi ditambah dengan pengaruh pemanasan global dan perubahan iklim. Terik Matahari yang kamu rasakan saat ini akan terasa sejuk dibandingkan pada saat itu terjadi.

3. Lautan di Bumi akan Menguap
Seberapa panaskah Bumi saat Matahari menjadi red giant? Sederhananya seperti ini, energi panas tersebut sangatlah besar hingga mampu membuat lautan di Bumi menguap. proses tersebut hanya akan menyisakan hidrogen dan oksigen dalam bentuk gas. Hasilnya, Bumi akan berada dalam bencana kekeringan. Jika laut saja sampai menguap, Bagaimana sungai dan sumber air lainnya? Semuanya pasti akan habis. Harapan untuk kehidupan tetap berlanjut pun semakin kecil.

4. Oksigen Menipis
Diwaktu laut menguap, ia akan menyisakan hidrogen dan oksigen dalam bentuk gas. Hidrogen akan naik dan keluar dari atmosfer. Sedangkan sebagian besar oksigen akan hilang karena bereaksi dengan batuan yang ada di permukaan. Hasilnya gas utama penyusun atmosfer pun digantikan oleh nitrogen dan karbon dioksida, mirip seperti Venus. Namun para ahli belum bisa memperkirakan apakah manusia masih bisa hidup dengan komposisi udara yang seperti itu.

5. Bumi Bisa Tertelan setelah Matahari Menjadi Bintang Katai Merah
Kemungkinan paling buruk yang bisa terjadi adalah Bumi akan tertelan oleh lapisan luar Matahari saat ia menjadi red giant. Pasalnya, lapisan tersebut diprediksi akan terus berekspansi hingga sebesar jalur orbit Mars. Ini berarti bahwa tiga planet paling dalam akan masuk dan tertelan oleh Matahari. Jika kemungkinan ini yang terjadi, maka manusia akan musnah sepenuhnya. Tak akan ada satu pun makhluk yang mampu bertahan ketika terpapar oleh gas dan cairan Matahari secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *